5 Langkah Untuk Meningkatkan Pengunjung Website dan Konversi Lead Jadi Pembeli dengan Indbound Marketing

0
113
views
Cara Meningkatkan Pengunjung Website

Cara Meningkatkan Pengunjung Website – Strategi tradisional marketing biasanya melibatkan iklan komersial, billboard dan direct email yang lebih mahal dari segi biaya dan sulit untuk di ukur. Selama iklan kamu sampai ke audiens yang ridak tepat atau audiens yang tidak ingin atau belum siap membeli produk kamu, strategi marketing tradisional seperti ini bisa jadi seperti membidik target di tengah kegelapan.

Inbound marketing sebaliknya fokus pada teknik-teknik yang ditargetkan seperti pembuatan konten, Pemasaran melalui mesin pencari, dan media sosial yang dapat membantu bisnis atau usaha kamu menemukan pembeli yang lebih potensial. Dengan kata lain hal ini lebih menjanjikan untuk mendatangkan lead yang berkualitas dalam penjualan.

Cara Meningkatkan Pengunjung Website & Konversi Lead Jadi Pembeli

 

#1 Buat Konten yang Menarik Untuk Semua Tahap Siklus Pembelian

Sebelum pelanggan-pelangan potensial menemukan dapat menemukan bisnis atau usaha kamu, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat konten bermanfaat yang akan menarik mereka untuk mengunjungi website kamu. Biasanya ini disebut dengan “konten marketing” karena menggunakan konten sebagai cara untuk menarik pengunjung dan meningkatkan traffic website. Jenis konten yang bisa kamu gunakan adalah konten blog, ebook, Infografis dan video.

#2 Dapat Ditemukan Oleh Orang Yang Membutuhkan Produk dan Jasa Kamu

Dengan menggunakan strategi pemasaran tigkat lanjut melalui mesin pencari dan optimasi kata kunci yang sudah ditargetkan kepada audiens yang kamu inginkan akan memastikan konten yang kamu buat ditemukan pengguna website yang secara aktif mencari informasi yang kamu berikan. Menyebarkan dan membagikan postingan kamu ke media sosial dan memanfaatkan tagar atau hashtag yang relevan merupakan strategi lain yang cukup efektif untuk mendatangkan lalu lintas ke konten kamu.

Baca Juga :

#3 Konversi Pengunjung Menjadi Lead dan Pelihara Hubungan

Sebuah landing page memungkinkan pengunjung untuk memberikan informasi kontak pribadi mereka dengan kamu dan membantu kamu untuk mengidentifikasi jenis konten yang mereka sukai. Call to Action memungkinkan pengunjung website kamu mengetahui apa yang kamu ingin mereka lakukan dan mengarahkan mereka ke landing page yang sudah kamu buat. Selagi kamu membuat daftar orang yang tertarik dengan konten yang kau buat, kamu dapat membangun hubungan lebih lanjut melalui sosial media dan email marketing hingga mereka siap untuk membeli produk atau jasa kamu.

#4 Konversi Qualified Lead Menjadi Pembeli

Dengan inbound marketing yang kamu tawarkan, Landing Page ini dirancang untuk orang-orang di semua tahapan proses pembelian – yang artinya kamu dapat memfokuskan waktu kamu untuk berbicara mengenai penjualan ke orang-orang yang sudah masuk dalam target penjualan dan siap untuk membeli produk dan jasa kamu, dan mengotomatisasi komunikasi dengan orang-orang yang sebelumnya sudah ada dalam siklus penjualan.

#5 Analisa dan Sesuaikan Kembali Srategi Marketing Kamu

Tahapan terakhir dari sebuah kampanye indbound marketing adalah memantau hasil dan buat penyesuaian untuk stategi kamu yang mengalami kendala. Pemantauan dan analisa yang tepat akan membantu kamu menentukan arena dan konten mana yang butuh kamu seusuaikan.

Kesimpulannya, inbound marketing adalah sebuah proses yang sedang berlangsung. Hal ini membutuhkan perawatan yang konsisten untuk menjaga bisnis kamu untuk tetap bisa berkembang. Ketika dijalankan secara efektif ini juga menciptakan sebuah sistem yang secara konsisten dan berulang mendatangkan lead yang berkualitas.