OMG, Ternyata 8 Makanan Sehat Ini Membuat Gemuk!

0
92
views
makanan yang sehat

Kebanyakan perempuan masih berpikir bahwa tubuh yang langsing terlihat lebih menarik, tidak hanya untuk lawan jenis, tetapi juga bagi orang-orang di sekitar. Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ramping, misalnya dengan berolahraga atau melakukan berbagai program diet yang saat ini mudah dicari dan dipelajari dari berbagai sumber.

Memilih asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh sangat penting dalam proses diet. Namun, tahukah kamu bahwa beragam makanan sehat—yang masuk dalam menu diet—ternyata dapat membuat bobot tubuh menjadi naik? Yuk simak daftarnya.

1. Yogurt

Yogurt

Bagi kamu yang selama ini memasukkan yogurt sebagai daftar makanan diet, coba deh kurangi mengonsumsi yogurt dengan rasa. Faktanya, jika kamu makan yogurt dengan rasa sebanyak 15 gram dengan lebih tambahan gula sama saja dengan mengonsumsi empat sendok teh gula.

Sebaiknya, kamu pilih yogurt rendah lemak atau yogurt polos lalu campurkan dengan satu sendok teh madu atau buah-buahan segar.

2. Buah-buahan yang dikeringkan

Buah-buahan yang dikeringkan

Buah-buahan kering lebih padat dan berkalori lebih tinggi karena telah mengalami proses pengeringan. Selain itu, tak sedikit pula buah-buahan kering yang ditambahkan gula sehingga kalorinya lebih tinggi. Kamu bisa memilih buah mangga kering sebagai camilan karena kalori buah ini hanya 7 gram per porsi, paling kecil di antara buah lainnya.

3. Keripik sayuran

Keiripik Sayuran

Makanan renyah yang satu ini memang sangat menggoda, tapi masih banyak yang mengolahnya dengan tepung kentang atau tepung jagung. Satu lembar keripik sayuran bisa mengandung 150 kalori dan 9 hingga 10 gram lemak.

Supaya aman, pastikan keripik sayuran kamu tidak diolah dengan tepung kentang atau tepung jagung. Kamu juga bisa mengganti menu ini dengan keripik tortilla panggang.

4. Granola

Granola

Tak hanya muncul dalam bentuk snack bar, snack kering yang sedang tren ini juga biasa dijadikan sebagai sarapan layaknya sereal. Namun, renyahnya makanan ini berasal dari minyak sehingga kadar kalorinya menjadi tinggi.

Agar lebih sehat, konsumsilah setidaknya seperempat gelas granola per hari yang bisa kamu campurkan dengan oatmeal, susu rendah lemak, yogurt, atau buah-buahan segar.

Baca Juga : Makanan Sehat Untuk Diet

5. Sushi

Sushi

Makanan enak dari Jepang ini menjadi favorit bagi banyak orang, tetapi mayones dan keju yang terdapat dalam sushi bisa membuat gemuk. Kandungan sodium dalam kecap yang menemani santapan sushi membuat kamu ingin terus makan dan minum sehingga berat badan pun bisa bertambah.

Jadi, pilihlah sushi yang berbahan dasar roll dari beras, rumput laut, sayuran, atau ikan.

6. Jus buah

Jus Buah

Banyak yang tak mengira kalau jus buah menyebabkan kegemukan. Yup, segelas jus buah dalam kemasan dengan berbagai rasa yang menyegarkan ternyata mengandung 55 gram karbohidrat atau sama dengan satu potong roti. Lebih baik, buatlah jus buah sendiri. Selain lebih segar, jus buah tanpa tambahan gula lebih menyehatkan.

7. Kacang

Kacang

Kacang dengan berbagai rasa serta protein, mineral, dan nutrisi adalah salah satu camilan yang mengasyikkan, tapi jangan dikonsumsi berlebihan ya. Dalam 100 gram kacang terdapat sekitar 600 kalori lho.

Cukup jadikan kacang sebagai makanan tambahan dan perhatikan jumlah kalorinya. Ada baiknya kamu memilih beberapa jenis kacang seperti almond, walnut, mete, brazil, dan hazelnut yang dikenal sebagai kacang berkalori rendah dan biasa dikonsumsi untuk diet.

8. Minyak zaitun

Minyak Zaitun

Pertimbangkan jumlah minyak zaitun yang dipakai untuk memasak karena temperatur tinggi dapat merusak minyak zaitun murni. Jaga suhu antara 93 dan kurang dari 200 derajat Celcius.

Jangan gunakan minyak zaitu secara berlebihan karena dalam satu sendok teh terdapat 50 kalori dan 135 kalori dalam satu sendok makan. Sebaiknya, gunakan minyak zaitun hanya untuk mengasinkan sayuran dan daging atau sebagai dressing salad.

Beragam jenis makanan sehat ternyata masih dapat membuat berat badan bertambah. Intinya, tetap perhatikan jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh dan jangan berlebihan dalam mengonsumsi sesuatu. Selain itu, imbangi pula program diet kamu