Kalau Liburan Di Madura, Kamu Wajib Nikmati Sate Lalat Khas Madura Dulu Sebelum Pulang

0
50
views
Sate Lalat Madura

Sate Lalat Madura – Berencana ke Madura? Bagi kamu yang akan berkunjung ke Madura, jangan sampai melewatkan wisata kuliner unik dari Kabupaten Pamekasan. Salah satu kuliner khasnya adalah sate lalat Madura. Agak seram ya namanya.

Meskipun namanya sate lalat atau sate laler tapi bahan yang digunakan sama sekali tidak menggunakan lalat. Kuliner unik yang satu ini disebut dengan Sate Lalat karena ukurannya yang kecil seperti bentuk lalat. Karna ukurannya yang lebih kecil ini membuat kuliner khas asli Pamekasan terkenal unik dan berbeda dengan sate yang dijual pada umumnya.

Saat ini, para penjual sate lalat banyak dijumpai di Pusat Makanan Niaga Kota Pamekasan. Pusat makanan rakyat Niaga ini berada dekat dengan Monumen Arek Lancor dan Masjid Agung Asy-Syuhada Pamekasan. Di sepanjang jalan Niaga, akan banyak kamu temui para pedagang sate lalat yang bisa kamu pilih. Biasanya para penjual Sate Lalat mulai buka dari sore hari sampai malam hari.

Baca Juga:

Seporsi sate lalat berisi 25 tusukan dan di setiap tusuknya di isi tiga potongan daging yang berukuran kecil. Sate lalat biasa disantap dengan menggunakan nasi hangat atau lontong tergantung selera. Harga yang dibandrol untuk seporsi sate lalat dan nasi sekitar 13.000 rupiah saja. Walaupun ukurannya terbilang kecil namun sangat pas di perut, dan tidak terlalu membuat begah. Para pembeli pun biasa duduk lesehan sambil menikmati hidangan sate lalat dan segelas es teh atau teh hangat.

Selain ukurannya yang berbeda karna terbilang cukup kecil, ada beberapa perbedaan lain antara sate lalat dengan sate pada umumnya. Daging yang digunakan untuk sate lalat bisa daging ayam dan daging kambing. Proses pembuatan bumbunya, tidak sama dengan sate-sate biasa. Sate lalat tidak menggunakan kacang goreng, tapi menggunakan kacang yang terlebih dahulu disangar (disangrai) lalu di masak dengan air yang kemudian setelah itu dihaluskan.

Agar tidak mudah gosong, sate yang telah ditusuk dicelupkan sebelumnya ke dalam minyak goreng. Proses pemanggangan juga tidak bisa dilakukan terlalu lama. Bahkan terkadang untuk menciptakan aroma yang khas dan nikmat penjual sate lalat seringkali membuat kecapnya sendiri. Jadi, tidak heran kalau rasanya cukup berbeda dengan sate pada umumnya. Bagaimana? Menggugah selera bukan?

Jangan sampai melewatkan kuliner khas Madura ini ya, dan jangan lupa share ke teman dan kerabat jika menurut kamu informasi ini bermanfaat.

Komentar Terbaru